06 March 2007

Kiat-kiat mengatasi Amarah/Marah..

Assalamu'alaikum wr. wb,

Marah dan emosi adalah tabiat manusia. Kita tidak dilarang marah, namundiperintahkan untuk mengendalikannya agar tidak sampai menimbulkan efeknegatif. Dalam riwayat Abu Said al-Khudri Rasulullah s.a.w. bersabda"Sebaik-baik orang adalah yang tidak mudah marah dan cepat meridlai,sedangkan seburuk-buruk orang adalah yang cepat marah dan lambat meridlai"(H.R. Ahmad).

Dalam riwayat Abu Hurairah dikatakan "Orang yang kuat tidaklahyang kuat dalam bergulat, namun mereka yang bisa mengendalikan dirinyaketika marah" (H.R. Malik).
Menahan marah bukan pekerjaan gampang, sangat sulit untuk melakukannya.Ketika ada orang bikin gara-gara yang memancing emosi kita, barangkali darahkita langsung naik ke ubun-ubun, tangan sudah gemetar mau memukul, sumpahserapah sudah berada di ujung lidah tinggal menumpahkan saja, tapi jika saatitu kita mampu menahannya, maka bersyukurlah, karena kita termasuk orangyang kuat.Cara-cara meredam atau mengendalikan kemarahan :

1. Membaca Ta'awwudz. Rasulullah bersabda "Ada kalimat kalau diucapkanniscaya akan hilang kemarahan seseorang, yaitu "A'uudzu billahmina-syaithaani-r-rajiim" "Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitanyang terkutuk" (H.R. Bukhari Muslim).

2. Berwudlu. Rasulullah bersabda "Kemarahan itu itu dari syetan, sedangkansyetan tercipta dari api, api hanya bisa padam dengan air, maka kalau kalianmarah berwudlulah" (H.R. Abud Dawud).

3. Duduk. Dalam sebuah hadist dikatakan"Kalau kalian marah maka duduklah,kalau tidak hilang juga maka bertiduranlah" (H.R. Abu Dawud).

4. Diam. Dalam sebuah hadist dikatakan "Ajarilah (orang lain), mudahkanlah,jangan mempersulit masalah, kalau kalian marah maka diamlah" (H.R. Ahmad).5. Bersujud, artinya shalat sunnah mininal dua rakaat. Dalam sebuahhadistdikatakan "Ketahuilah, sesungguhnya marah itu bara api dalam hati manusia.Tidaklah engkau melihat merahnya kedua matanya dan tegangnya urat darah dilehernya? Maka barangsiapa yang mendapatkan hal itu, maka hendaklah iamenempelkan pipinya dengan tanah (sujud)." (H.R. Tirmidzi)

Wallahu a'lam bissowab, semoga membantu

Wassalam

Muhammad Niam